Sejarah

Lembaga Bahasa dan Budaya merupakan pengembangan dari Lembaga Bahasa pada masa sebelumnya. Penambahan aspek budaya pada lembaga ini tidak terlepas dari komitmen Institut PTIQ untuk memberi perhatian khusus pada kebudayaan sebagai ciri khas suatu bangsa. Tugas lembaga ini menjadi penting karena PTIQ sebagai perguruan tinggi Islam dan Al-Qur’an meniscayakan masyarakat sebagai stakeholder utamanya. Budaya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sebuah masyarakat karena ia adalah produk dari sebuah peradaban. Spesifikasi kampus PTIQ sebagai pusat kajian dan pengembangan ilmu-ilmu al-Qur’an dan agama Islam, meniscayakan penguatan di bidang bahasa terutama Arab dan Inggris. Di lain pihak, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai al-Qur’an tidak bisa dilepaskan dari aspek budaya masyarakat.